Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wisata. Tampilkan semua postingan

Perjalanan ke Barat (Ngubek2x Cilacap)..:D

Alhamdulillah...niatnya demi "sesuatu" malah diajak jalan-jalan sekalian :D. Dan perjalanan cintaku kali ini ngubek2x Kabupaten Cilacap dari mulai Cilacap bagian Barat sampai ke Kota Cilacapnya. Untuk Cilacap bagian barat karena terburu-buru jadi terpaksa ga bisa mengabadikannya (cukup didalam hatiku aja ^_^).

Sedikit cerita, ana berangkat dari Purworejo sekitar pukul 08.00 WIB dengan teman ana (maklum klo sendirian takut sih, ntar nda ada yang nyulik...:). Menuju Cilacap bagian Barat, jalur yang ana tempuh medannya cukup sulit (padahal di jawa lho, kok ada kota medan juga...qqq). Dimulai dengan menelusuri jalan Daendels yang berliku dan bergeronjal2x (maklum udah tua jadi krowok2x), trus nyampe Petanahan belok kanan sampai Kebumen (lho kok ga pake jalan propinsi aja). Rute yang ana pilih lewat desa, disamping sekalian jelajah (maklum jarang pergi2x jadi pengen liat2x dunia luar) juga untuk menghindari macet (kan musim pada mudik), kalo di hitung H-4 lebaran. Sampai gombong jalan mulai rame dan macet (mampir bentar niat nyari oleh2x kue brem e malah ga ada / mosok wong wetan golek brem ning kulon priwe to?).

Sampai di mbuntu ane ngambil belok kanan ngikutin arah ke Purwakarta / Bandung, motor butut ane, ane geber pelan2x aja ntar nda macet dijalan :D. Entah nyampe mana (yang tau kasih tau ya..:) ane trus ngambil jalur alternatif ke kiri (klo ke utara ke arah jakarta), agak sepi sih tapi pemandangannya Subhanallah apik rek, walaupun jalannya berliku-liku dikelilingi hutan dan air waduk tapi lumayan jadi ga capek, cuma ntah dijalan bagian mana (maklum pelupa), kok tidak sedikit yang mengemis di pinggir jalan (klo ga salah sih jalannya deket pegunungan gitu). Berhubung yang bonceng dan yang memboncengkan udah capek dan ngantuk juga, terpaksa deh kami istirahat bentar di Masjid di daerah Karangpucuk setelah hutan di daerah Lumbir (arah Majenang/Bandung), klo dari wangon itu lurus aja ke arah Majenang/Bandung, klo belok kiri kan ke Sidareja (kurang lebih sih).

Sampai Cilacap Bagian Barat kurang lebih perjalanan yang kami tempuh total 5 jam lebih dengan kecepatan nyantai aja. Kemudian kami pulang dengan mengambil arah ke Cilacap kota (lewat Jeruk Legi), di Cilacap Kota (klo ga salah daerah Tambakrejo), disana saudara temen ana udah menunggu. Disamping perut udah keroncongan (maklum ngampet buka), ya biar bisa istirahat (mengistirahatkan motor dan penungganya tentunya). Alhamdulillah setelah seharian touring dan bercapek2x, akhirnya lega juga bisa tidur melepaskan penat walaupun di rumah orang (deket alun-alun Cilacap).

Walaupun, tapi sempet buka dengan sate, tapi berhubung masih laper di suguh bakso ternyata habis juga...:D, sebelum tidur kami sholat jama' qoshor Magrib Isya' di waktu Isya' (maklum musafir kan) terlebih dahulu. Ehmm....sebelum pulang ke kampung halaman (lha emange habis kemana?). Kami mampir di Masjid Baitussalam, masjid terbesar di Cilacap (klo ga salah), tapi ya emang gedhe. Ee...ternyata tuan rumahnya malah rekomendasiin buat liat2x benteng pendem dan pantai teluk penyu.

Ya karena penasaran, apa lagi sekalian refresing gitu (maklum biasanya refresingnya cuma tidur aja), akhirnya ya kami iyain deh. Penasaran? nih tak kasih dokumentasinya.....tapi harap maklum cuma pake kamera Hand Phone aja (Tulisannya sih 2 Megapixel).:D

Berhubung kepagian jadi bentengnya belum buka deh....:((

Terus ke pantai Teluk Penyu aja...(tapi kok ga ada penyunya ya)


Maklum isih euiisuik, jadi gelap2xan...:D





Pulau Nusakambangan ternyata bisa dilihat dari pantai Teluk Penyu (dalamnya yang buat menjarain orang2x itu kayak gimana ya?)



Moto kapal akh...biar ga di kira bohong klo itu pantai (masak pantai ga ada kapalnya)..:D

Maaf nampang lagi...he, he....






Huh...temen ane iseng, masak ane lagi moto2xan malah di poto, priben kie...:D

Sebelum pulang beli oleh2x dulu ah...kerupuk tengiri asli Cilacap (langsung dari pabriknya lho)


Yang mau, silahkan mampir ke Al-Furqon Cell, Barat SMA N 9 Purworejo (cepet sebelum kehabisan...^_^).

Itu dulu aja ya, Insya Allah kapan2x ane sharing yang lain deh pokoknya...he, he








posted under , , , | 0 Comments

Nasib Jalan di Pinggiran Purworejo yang merana!

Jalan rusak, mungkin tidak aneh dan asing lagi di Indonesia. Tetapi bagaimana jika jalan tersebut sangat dibutuhkan masyarakat dan terkatung-katung dibiarkan saja sampai bertahun-tahun? Jangankan diperbarui, i'tikad baik dari yang "punya jalan" tidak ada. Jalan daerah "bulak Tegalaren" merupakan salah satu jalan yang rusak dan kurang mendapatkan perhatian dari yang "punya jalan". Jalan yang menghubungkan antara Desa-desa di daerah selatan (Baik wilayah Purwodadi selatan maupun Ngombol sebelah timur) dengan kota Purworejo merana nasibnya. Padahal jalan tersebut termasuk jalan utama menuju Pantai Jatimalang Indah. Pantai yang merupakan salah satu aset dan obyek wisata Unggulan di Purworejo. Apakah yang "punya jalan" tidak malu dengan para wisatawan atau bahkan para pejabat yang mau ke Pantai Jatimalang Indah melewati jalan yang rusaknya minta ampun?Selain sebagai sarana prasarana pendukung Pantai Jatimalang. Jalan tersebut sangat dibutuhkan oleh warga sekitar (rakyat kecil) untuk kegiatan "penyambung hidupnya" menyetorkan hasil sawah mereka ke KUD setempat (Purwodadi), mengurus surat-surat di kota (Purworejo), Sekolah (bagi pelajar dan Mahasiswa) dan bekerja (bagi pekerja). Bahkan beberapa tahun yang lalu sering terjadi tindak kejahatan di sekitar jalan tersebut. Perampasan sepeda motor, dan perampokan sering terjadi. Apalagi kalau malam, tidak adanya lampu membuat jalan semakin "anker" untuk dilewati. Kurangnya "perhatian" dari "pembesar" membuat desa-desa di daerah selatan kurang pesat berkembang. Walaupun banyak bantuan dana, tapi sarana prasarana seperti jalan kurang diperhatikan.
Disamping Sutet dengan kabel listrik yang besar2, cuma ada sedikit kabel yang "nyantel" di tiang listrik untuk mengaliri listrik di desa-desa daerah selatan. Rawannya pencurian kabel dan lain hal yang membuat jalan tersebut semakin "ditakuti". Bahkan kemajuan dunia maya (dumay) pun kurang dinikmati dengan leluasa karena sarana pendukung dari pihak "TELKOM" sebagai penyedia speedy dan telpon rumah tidak bisa di nikmati oleh penduduk daerah-daerah selatan. Pernah penulis mengajukan usulan pengajuan speedy tapi ternyata dengan alasan belum ada jaringan tidak bisa.
Terus sampai kapan?
Apakah kami rakyat kecil harus terus terseok-seok dan merana?
Kapan kami ikut menikmati "kemajuan" Indonesia?
Kapan kami menikmati pembangunan indonesia yang begitu pesat?
Maaf itu cuma suara hati salah satu rakyat yang ingin merasakan sedikit kenikmatan tersebut.
Bukankah negeri ini milik kita semua?
Bukankah negeri ini rakyat yang mempunyai kekuasaan tertinggi?
Tapi kenyataannya? Kenapa kami yang selalu diombang-ambingkan?
Kenapa saat kalian butuh, mendekati kami, tapi setelah tidak butuh melupakan kami?
Mana janji-janji manismu?
Para pembaca bisa menyimpulkan sendiri dengan melihat foto-foto di bawah ini :

Berbagai even sering di adain di jatimalang. Tapi apakah mereka melewati jalan Tegalaren merasa nyaman?
Tidak cuma rakyat kecil saja, Ternyata jalan tersebut sering di lewati "wong sugih" apakah mereka enak lewat jalan tersebut?
Jalan sepanjang kurang lebih 1 KM tersebut rusak dan merana nasibnya.


Gimana tuh, dah jalannya jelek, kalo malam ga ada lampunya lagi...hi serem.....
"Togor" tiang listrik itu yang mengaliri listrik di desa-desa daerah Purwodadi selatan..tapi kok ga ada kabel Telpon buat "ngenetnya ya" ampe kapan adanya (mimpi kali)
Liat tuh pak "yang punya jalan" tidak kasiankah dengan rakyatmu ini? harus turun dari sepeda demi menuntut sepeda onthel di karenakan jalan yang jelek ini.
Hamparan sawah tadah hujan yang kering kerontang tanpa irigasi di samping kiri dan kanan jalan menambah miris mata yang melihat nasibmu hai jalan.

posted under | 2 Comments

Indahnya Sunset di Pantai Jatimalang Indah (PJI)


Keindahan Sunset (Fenomena Matahari Tenggelam di Ufuk Barat) di Bali atau di pantai-pantai yang terkenal lainnya di Indonesia  tidak di ragukan lagi ke elokannya. Baik wisatawan dalam negeri maupun luar negeripun sudah mengakui keindahan dan keelokan Fenomena alam itu. Sebuah fenomena yang harusnya membuat kita semakin menambah keimanan kita, bersyukur kepada Alloh Rab Semesta Alam.
Pantai Jatimalang Indah, Pantai yang masih asing dan belum terkenal di Indonesia. Pantai ini menyimpan kelebihan dan keelokan tersendiri yang dapat dijadikan alternatif obyek wisata bagi daerah sekitar (Purworejo) pada khususnya, maupun Indonesia pada umumnya. Potensi alam yang kurang di tergali dan dimanfaatkan secara profesional sebagai obyek wisata seperti daerah lainnya.
Kurangnya penanganan dan perhatian dari pemerintah setempat (daerah) menyebabkan Pantai Jatimalang Indah kurang diminati oleh Wisatawan Mancanegara
Pantai Jatimalang Indah terletak di Desa Jatimalang, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Purworejo termasuk jajaran Pantai Selatan kurang lebih 17 km dari kota Purworejo dan kurang lebih 60 KM dari kota Yogyakarta, Sebelah Timur berbatasan dengan Pantai di kawasan Yogyakarta, sebelah barat berbatasan dengan pantai-pantai kecil di daerah Purworejo.
Potensi yang dapat di kembangkan di Pantai Jatimalang diantaranya :
- Pemancingan dengan melimpahnya ikan dan banyaknya nelayan tradisional
- Seafod dengan banyaknya warung-warung seafod di sekitar pantai
- Sunset, fenomena alam yang sangat menarik untuk dinikmati di petang hari
- Tambak Udang, Bandeng, dll
Yang mau liat hasil jepretan ane liat nih (maaf ga punya kamera digital jadi cuma pake Hape pinjaman, he, he)
Tampak wisatawan lokal "ndelok"(melihat) deburan ombak dan keelokan pantai Jatimalang
Awan-awan berlarian, debur ombak yang bersautan....Ehmmm (wah sok puitis nih)

Liat tuh sunsetnya apik to? Masya Allah...sungguh indah ciptaan Allah Rab Semesta Alam
Liat tuh wisatawan lokal (daerah Purworejo dan sekitarnya) ampe ga mau pulang...(^^)
Lha mana mataharinya? kok "ndelik" (sembunyi) to? ayo awannya minggir2 he, he
Walah kok malah moto awan lagi to? mbok yang di foto sunsetnya.....

posted under | 0 Comments

Nasib Jalan Congot Purwodadi Yang Merana...!

Jalan Aspal yang berlubang mungkin sudah menjadi hal biasa dan lumrah di daerah Kabupaten Purworejo, bahkan di seluruh tanah air Indonesia tercinta ini, tapi jika nasib jalan yang berlubang itu dibiarkan saja sampai parah dan tidak ada tindak lanjutnya dari pihak-pihak yang terkait itu yang harus dipertanyakan. Mengadakan pesta demokrasih saja, baik itu pilkada, atau pemilihan umum yang menelan anggaran yang tidak sedikit bisa, kenapa memperbaiki sarana prasarana vital seperti jalan, dan sarana transportasi lainnya kurang diperhatikan?Sarana transportasi, baik itu jalan, dan kendaraan-kendaraan umum sangat dibutuhkan oleh rakyat dan akan mendukung kesejahteraan rakyat itu sendiri.
Sebagai gambaran nih ane photo jalan Congot Purwodadi (daerah Karangsari) yang berlobang :

Lho liat, jalannya seperti kolam, bisa untuk penangkaran ikan piranha (biar ntar makan mayat para koruptor ^_^), atau bisa djiadiin pemancingan aja, kan ntar dananya bisa di gunakan untuk memperbaikinya
Maaf agak gelap, maklum cuma latian jadi photo graper berbekal HP Sony Ericsson K810i (yang mau nyumbang silahkan : D)

Minggir2 Tuyul (Angkotan Desa) mau lewat...!
Liat-liat Tuyul aja ampe mau lewat aja bingung, padahal jalur transportasi ini sangat dibutuhkan bagi warga sekitar yang pengen pergi kekota. Yang didalamnya bisa goyang2 terus....

Tapi Alhamdulillah pemerintah dah mulai ada keseriusan dengan mulai adanya material buat perbaikan jalan. (Smoga aja cepet selesai nih jalan)

 Ih...siapa tuh yang nampang? He, he, he...biar terkenal numpang nampang dikit....
Jalan di atas agak ke barat dikit, di daerah Sidoarjo (dekat warung bakso, sekalian mampir mbakso dulu mas)

 Yang perlu di perhatikan juga adalah, jalan yang berlubang akan mengakibatkan banyak kendaraan terperosok, dan bisa jadi akan ada kecelakaan-kecelakaan di tambah lagi jalan yang gelap di waktu malam.
Sebagai tambahan : jalan tersebut dijadikan jalur alternatif kendaraan-kendaraan dari Purworejo, Purwodadi ke arah Pantai Congot atau menuju ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Jalur Transportasi para petani ke KUD (Purwodadi) dan ke daerah lainnya.
Ehmmm....kasian rakyat kecil, apalagi petani mulai dari tanam aja, harga pupuk mahal bisa jadi langka, ntar panen harga gabah turun, di tambah lagi jalan yang rusak, wah emang susah jadi rakyat (dah di bohongin pas kampanye, masih mikirin utang negara, ditambah lagi di cekokin berita-berita orang-orang pandai yang korupsi, belum lagi mikirin keluarga).
Padahal pengennya ga muluk2, yang penting hidup cukup, sandang cukup, makan cukup aja....
Bagi yang berkepentingan, gimana tuh nasib "jalanmu" itu, habis manis sepah di buang, habis dibuat ga sah di rawat, habis berlobang ya di biarin aja ntar ketutup sendiri....
Semoga aja setelah jalan-jalan di indonesia seterusnya tidak seperti ini

posted under | 0 Comments

Kalau Kayak Gini Siapa Yang Salah?

Kecelakaan-kecelakaan terus saja terjadi. Belum genap satu hari setelah kecelakaan kemarin, Jalan Daendels memakan korban lagi.
Kecelakaan tunggal kali ini dialami pengendara sepeda motor supra fit dengan plat nomor R (katanya sih daerah cilacap mau mudik dari kuliah)

Nampak Kendaraan Supra Fit dengan plat nomor R ringsek setelah menabrak....?
Pengendara sepeda motor sedang di obati sebisanya (Alhamdulillah dekat SMA jadi peralatan P3K ada)
Nampak para pelajar (PMR SMA N 9 Purworejo) mempraktekkan kebolehannya....
Yang harus menjadi bahan renungan bagi kita semua :
1. Kecelakaan terjadi bukan karena niat pelakunya tapi karena ketiak waspadaan kita
2. Berhati-hatilah di mana saja
3. Jangan lupa berdoa dan niatkan semua untuk ibadah (walaupun kita meninggal insya Allah masuk syurga)
4. Cek Semua Kondisi Kendaraan n stamina kita (kalau ngantukan harus diobati)
5. Pengetahuan medan/kondisi jalan (walaupun jalan halus minimal harus tahu titik rawan kecelakaan)
Smoga bermanfaat.

posted under | 0 Comments

PEREMPATAN JALAN DAENDELS (arah Jatimalang Purwodadi) MEMANG MAUT

Hari ini tanggal 18 November 2010 telah terjadi kecelakaan lagi di PEREMPATAN MAUT (ARAH JATIMALANG PURWODADI)
Antara Pengendara Sepeda Motor Vega dengan Pengendara Sepeda Motor Jupiter Z!
Sampai Kapan Terus Begini?

Nampak Sepeda Motor Vega Biru Yang Rusak Habis Tabrakan




Pengendara Sepeda Motor Vega Nampak Pingsan setelah Tabrakan (Inisialnya S dari Desa Keponggok)

Sepeda Motor Jupiter Z dari arah berlawanan juga rusak parah-parah sekali... (moga-moga aja yang punya tidak rusak parah )


Nampak Korban dari Pengendara Jupiter Z sudah bersimbah darah!
Aspal Bekas Trabakan menjadi saksi bisu tabrakan2 yang lalu (ehmmm kalau aspal bisa ngomong)


Masih ingat peristiwa kemarin?
Mega pro dengan Supra 125
Masih ingat juga Tabrakan antara truk dengan supra yang mengakibatkan korban meninggal?


Sampai Kapan Terus Begini Mas, Pak, Mbak, Bos, Om, Tante, Akhi, Ukhti, Bapak Menteri, Ibu Menteri, Bapak Bupati, Ibu Bupati, Bapak Gubernur, Ibu Gubernur, Bapak Presiden, Ibu Presiden, Pak DPR, Ibu DPR, Bapak Walikota, Ibu Walikota?


posted under | 0 Comments

Sampai Kapankah Terus Begini?

Hari ini Jum'at 12 November 2010 telah terjadi kecelakaan lagi di Perempatan ke Arah Pantai Jatimalang!
Antara Pengendara Mega Pro dengan Pengendara Supra 125!
Alhamdulillah... tidak sampai terjadi korban nyawa!
Tapi selama belum ada rambu2 lalu lintas (bangjo) kecelakaan serupa akan terus dan terus ada!

Kecelakaan terjadi sekitar pukul 11.45 WIB (sebelum jum'atan)
Jika terjadi kecelakaan, kita tidak perlu menyalahkan siapa yang salah!
Tetapi apakah kita sudah waspada (berhati-hati)?
Apakah kondisi jalan sudah baik/tidak rusak sehingga menyebabkan kecelakaan?
Apakah sudah ada rambu-rambunya?

semua menjadi tanggung jawab kita bersama, coba bayangkan jika yang mendapatkan musibah adalah keluarga kita?
"Nggak mau kan!"
Perempatan ke arah Jatimalang selama belum ada perhatian "lebih", akan terjadi kecelakaan-kecelakaan terus dan terus
Masih ingat kecelakaan kemarin yang mengakibatkan 1 orang meninggal dan 1 orang masih di rumah sakit?
Ayo Pemerintah Kapan di Bangun Rambu-rambu Bangjo nya?
Ato kapan ada pos polisi di dekat perempatan itu?

posted under | 0 Comments

Kapankah Tragedi ini Tidak AKan Terulang Kembali?

 Assalamu'alaykumwarahmatulloh
Hari ini sudah ke sekian kalinya terjadi kecelakaan di Perempatan Maut Jalan Daendles. Perempatan tersebut menghubungkan antara Jalan Besar Lintas Selatan Daendels dengan Jalan Arah Purworejo/Purwodadi - Jatimalang.
Kendaraan dari Arah Barat dan Timur Walaupun ada Rambu Perempatan dengan seenaknya dan sering sekali nyelonong tanpa memperlambat laju kendaraannya
Rambu Perempatan seperti di bawah ini kadang tidak berguna.

Semenjak di perbaiki dan dilebarkan apalagi jalannya halus dan mulus. Jalan Daendels di pinggiran Purworejo makin hari makin ramai saja, kendaraan dari bus, travel, truk mulai memakai jalan ini sebagai jalan alternatif baik untuk mudik atau rutinitas harian.
Ini sedikit foto kejadian hari ini Sabtu, 23 Oktober 2010
Kecelakaan antara Truk dengan pengendara sepeda motor Supra Fit

 Warga memadati TK2 (Tempat Kejadian Kecelakaan). Nampak Para warga berusaha membantu pengemudi Truk dan Supra Fit (Karena fotografer saya datangnya telat jadi pengemudi Supra Fit sudah keburu di larikan ke RS PKU Purworejo)
Warga yang datang ingin membantu atau cuma sekedar melihat-lihat makin bertambah (Maaf saya ga datang soalnya takut darah sih ^_^)
Nampak Kepala Truk yang semula Dari Arah Timur Setelah Menabrak Papan Reklame Arah Pantai Jatimalang berubah arah ke arah sedikit ke utara setelah terjungkal.
Foto Truk dan Supra Fit dilihat dari Dekat
Lihat Agak dekat dengan Truk dan Motornya
Lebih mendekat ke Supra Fitnya
Nampak Sepeda Motor Tertindih Truk

Serpihan-serpihan dari Motor yang remuk bagian depan
Foto Truk dilihat dari Arah Selatan (Maaf Kamera HPnya makin pudar aja)
Truk dan motor dilihat dari Arah Selatan
Papan Reklame menuju ke Arah Pantai Jatimalang rusak parah setelah di tabrak Truk
Motor Supra Fit Dilihat dari Dekat (Nampak Plat Nomornya) Bagi yang kenal plat ini atau merasa mempunyai saudara segera ke RS PKU Purworejo.
Hikmah atau Kesimpulan Apa Yang Bisa Kita Ambil?
1. Dimanapun, di jalan atau apa saja jangan lupa berdoa!
2. Selalu berhati-hati dan waspada
    Kesalahan atau kecelakaan terjadi karena kurangnya waspada dan kehati-hatian kita
3. Patuhi rambu-rambu kendaraan (misalnya ada rambu2 perempatan ya jalannya agak di kurangi bukan malah ngebut)
4. Trus Sampai Kapan Kejadian Ini Akan BErakhir?
Akankah Korban-korban kecelakaan lalu lintas akan terus bertambah!
Ingat Kelalaian dan Ketidakwaspadaan Kita Bisa Mengakibatkan Kematian Orang Lain

Buat Pemerintah
Maaf Pak Menteri, Atau Siapa saja yang berwenang Mbok Dibuatlah Lampu Perempatan Atau Lampu Bangjo Di Perempatan Jalan Daendels yang Rawan Kecelakaan, Ato Taruh 1 aja Pos Polisi Yang Dekat Dengan Perempatan tersebut, jangan sampai korban-korban kecelakaan makin bertambah saja.
Bagi yang peduli dengan nyawa orang lain, silahkan kasih sumbang saran, gimana biar kecelakaan tersebut (perempatan jalan daendels khususnya) dan kecelakaan di Indonesia pada umumnya bisa berkurang
Terima Kasih 
Semoga Bermanfaat
Wassalamu'alaykumwarahmatulloh
Rakyat Jelata

posted under | 0 Comments
Postingan Lama Beranda

Alfurqoncell's Blog Headline Animator

Hosting Gratis

Hosting Gratis

Daftar isi Blog




Widget By: [blog-triks]

ShareThis

Blog Top Sites

Mesin Pencari Islami

Islamic Widget

Lijit Search Wijit

Planet Blog

PlanetBlog - Komunitas Blog Indonesia

Islamic Calendar

PageRank

Site Rank
My site's rank is:
Rank
What's your
Site Rank?

Geo Visite


free counter

Download Kajian

Kajian.Net

Harga Blog Ini

Cari Blog Ini

Twitter

Chat Dengan Ana

Status YM

Recent Comments